Konsep Perancangan
Perancangan jaringan ini menggunakan teknik bridge, dengan topologi star untuk di antar Lantai, dan topologi star untuk dalam Lantai.
Lantai A
Pada Lantai A in iada1 ruangan, untuk tiap lantai memerlukan 1 buah router yang mana setiap lantai memiliki jumlah host 1 buah. Pada Lantai ini dibagi menjadi 2 segmen jaringan, dengan teknik subnetting Kemudian untuk konfigurasi IP client di atur oleh DHCP.
Lantai B
PadaLantai B iniada1 ruangan, untuktiaplantaimemerlukan 1 buah router yang manasetiaplantaimemilikijumlah host 1buah. PadaLantaiinidibagimenjadi 2 segmenjaringan, dengantekniksubnettingKemudianuntukkonfigurasi IP client di aturoleh DHCP.
Lantai C
Pada Lantai C ini ada 1 ruangan, untuk tiap lantai memerlukan 1 buah router yang mana setiap lantai memiliki jumlah host 1buah. Pada Lantai ini dibagi menjadi 2 segmenjaringan, dengan teknik subnetting Kemudian untuk konfigurasi IP client di aturoleh DHCP.
Lantai D
Pada Lantai D ini ada1 ruangan, untuk tiap lantai memerlukan 1 buah router yang mana setiap lantai memiliki jumlah host 1buah. Pada Lantai ini dibagi menjadi 2 segmen jaringan, dengan teknik subnetting Kemudian untuk konfigurasi IP client di aturoleh DHCP.
Seperti yang anda lihat diatas adalah desain dari 4 lantai 1 ruangan. Disni Saya Akan menerangkan dimana kita bisa mendapatkan IP seperti diatas. Untuk yang pertama saya akan menerangkan IP /30.
IP /30 saya ambil karena saya hanya memerlukan 2 alamat untuk router yaitu alamat keluar dan masuk maka jika kita hitung /30 = 11111111.11111111.11111111. 11111100 = netmask 255.255.255.252
Setelah itu cari subnetnya terlebih dahulu dengan cara : 26 = 64 subnet (6 adalah jumlah binary 1)
Untuk mecari berapa jumlah host persubnet : 22 – 2 = 4 – 2 = 2 host (2 adalah jumlah binary 0)
Untuk mencari blok persubnet yaitu : 256 – 252 = 4, maka setelah didapatkan 4 tambahkan sampai menjadi 256 seperti berikut ini : 4+4=8 , 8+4=12 , 12+4=16, 16+4=20, 20+4=24, …. +4=256
Setelah itu buat ip rangenya :
192.168.0.0 – 192.168.0.3 (dimana Ip 192.168.0.0 adalah ip subnet, dan tidak boleh dipakai sedangkan ip
192.168.0.3 adalah ip Brodcast)
192.168.0.4 – 192.168.0.7
192.168.0.8 – 192.168.0.11
192.168.0.12 – 192.168.0.15
192.168.0.16 – 192.168.0.19
192.168……. – 192.168.0.256 (buat sampai hasil terakhirnya 256)
Untuk ip /27 sama saja mencarinya, jika dicari hasilnya yaitu 8 subnet dan 30 host. Jika tidak percaya gunakan pencarian seperti diatas..